MODUL IX, Algoritma Pemrograman I

PERULANGAN (Pernyataan For)
A.   DASAR TEORI
Perulangan dapat dilakukan dengan menggunakan pernyataan for. Pernyataan formelakukan inisialisasi sebelum iterasi pertama, kemudian melakukan eksekusi kondisi dan pada akhir dari tiap iterasi melakukan penambahan atau pengurangan pada variabel yang digunakan sebagai basis pengkondisian untuk perulangan. Dengan kata lain perulangan menggunakan forakan dikerjakan dengan hitungan yang sudah pasti. Inisialisasi adalah program yang menyiapkan kadaan awal perulangan. Iterasi adalah program yang kita jalankan setelah badan program, tetapi sebelum bagian tersebut dijalankan lagi.
Activity diagramnya . .

 Sintaks for
Rounded Rectangle: for  (initial; condotion; post-iteration){ statement (s); }

B.   PEMBAHASAN
Program 1 :
public class UlangFor {
public static void main (String [] args)
{
    int bil;
    for (bil=1;bil<=5;bil++)
        System.out.println(bil);
}
}
Hasil output program :
Pembahasan :
Pada program ini menggunakan tipe data intiger dengan nama variable bil. bil = 125 merupakan inisialisasi dari variable bil, yang artinya nilai awal bil adalah 125. Kemudian bil<=200 merupakan kondisi dimana bil kurang dari atau sama dengan 200 yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Bila pernyataan bernilai true, pernyataan dalam for akan dieksekusi. Lalu bil+=5 merupakan ekspresi yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Setelah itu akan kembali memeriksa kondisi bil=125ini lagi. Kondisi ini akan dilakukan berulang-ulang hingga mencapai nilai false.
Program 2 :
import java.util.Scanner;
public class UlangFor5 {
public static void main (String [] args)
{
    Scanner masuk = new Scanner (System.in);
    int i;
    float n, jum, x, rata;
    System.out.print(“Banyaknya data: “);
    n=masuk.nextFloat();
    jum=0;
    for (i=1;i<=n;i++){
        System.out.print(“Data ke-“+i+”: “);
        x=masuk.nextFloat();
        jum += x;
    }
    rata = jum/n;
    System.out.println(“Rata-rata: “+rata);
    System.out.println(“Jumlah: “+jum);
}
}
Hasil output program :
Pembahsan :
Pada program di atas menggunakan tipe data intiger int i; dan  tipe data float float n, jum, x, rata;System.out.print(“Banyaknya data: “); bagian ini digunakan untuk menginput data bertipe float melalui keyboard yang kemudian akan ditampilkan melalui n = masuk.nextFloat();.jum=0; nilai awal variable jumlah adalah 0. i=1;merupakan inisialisai dari variable i. i<=n; merupakan kondisi dimana i kurang dari atau sama dengan n yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Bila pernyataan bernilai true, pernyataan dalam for akan dieksekusi. Lalu i++; merupakan ekspresi dimana nilai variable i akan ditambah satu secara terus-menerus yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Setelah itu akan kembali memeriksa kondisi i=1 ini lagi. System.out.print(“Data ke-“+i+”: “); bagian ini digunakan untuk menginput data dengan kondisi nilai i akan ditambah dengan satu secara terus-menerus hingga i sama dengan n. yang kemudian data yang diinput akan dikeluarkan melalui x=masuk.nextFloat();.jum += x; merupakan ekspresi yang isinya data yang diinput akan ditambahkan nilai data berikutnya secara terus-menerus, hingga i<=n. rata = jum/n; merupakan ekspresi variable jum dibagi variable n. Hasil dari ekspresi jum += x;  akan dikeluarkan melalui System.out.println (“Jumlah: “+jum);. Hasil dari ekspresi rata = jum/n; akan dikeluarkan melalui System.out.println (“Rata-rata: “+rata);
Program 3 :
import java.util.Scanner;
public class UlangFor8 {
public static void main (String [] args)
{
    Scanner masuk = new Scanner (System.in);
    int a, b, n, x;
    a = 1;
    System.out.print(“Masukkan batas perkalian: “);
    n = masuk.nextInt();
    for(a=1;a<=n;a++){
        for (b=1;b<=10;b++){
            x = a * b;
             System.out.print(a);
             System.out.print(” * “);
             System.out.print(b);
             System.out.print(” = “);
             System.out.print(x);
             System.out.println();
         }
        System.out.println(” “);
    }
    System.out.println(“Selesai perulangan”);
}
}
Hasil output program :
 
Pembahasan :
Pada program di atas menggunakan tipe data intiger int a, b, n, x;System.out.print(“Masukkan batas perkalian: “); bagian ini digunakan untuk menginput data bertipe intiger melalui keyboard yang kemudian akan ditampilkan melalui n = masuk.nextInt();. a=1; merupakan inisialisai dari variable a. a<=n; merupakan kondisi dimana a kurang dari atau sama dengan n yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Lalu a++; merupakan ekspresi dimana nilai variable a akan ditambah satu secara terus-menerus, yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. b=1;merupakan inisialisai dari variable b. b<=10; merupakan kondisi dimana b kurang dari atau sama dengan 10 yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. Bila pernyataan bernilai true, pernyataan dalam for akan dieksekusi. Lalu b++; merupakan ekspresi dimana nilai variable b akan ditambah satu secara terus-menerus yang nantinya  akan dieksekusi oleh program. x = a * b;merupakan ekpresi dalam pernyataan dimana adikalikan dengan b. System.out.print(a); digunakan untuk menginput nilai a. System.out.print(” * “); digunakan untuk memuncukan symbol perkalian. System.out.print(b); digunakan untuk menginput nilai b. System.out.print(” = “); digunakan untuk memuncukan symbol samadengan. System.out.print(x); digunakan untuk menampilkan hasil dari ekspresi x.
C.   TUGAS
1.      Buat sejumlah program yang digunakan menjumlahkan bilangan bulat positif yang lebih kecil dari 100
Program :
public class UlangFor9 {
public static void main (String [] args){
    int jum = 0, bil;
    for (bil=0;bil<100;bil++){
    jum += bil;
   System.out.println(bil);
} System.out.println(“Jumlah : “+jum);
}
}
Hasil output program :
  
2.      Buat program untuk menampilkan bilangan ganjil yang batas awal dan batas akhirnya dimasukkan melalui keyboard.
Program :
import java.util.Scanner;
public class UlangFor10 {
public static void main (String [] args)
{
    Scanner masuk = new Scanner (System.in);
    int bil, n, x;
    System.out.print(“Masukkan batas atas: “);
    n=masuk.nextInt();
    System.out.print(“Masukkan batas bawah: “);
    x=masuk.nextInt();
    for (bil=n;bil<=x;bil++){
        if (bil % 2==1)
         System.out.println(bil);
        }
    }
}
Hasil output program :
3.      Tugas dari dosen pengampu.
Buat program untukmenampilkan tiga bilnagan dengan urutan :
          Bilangan pertama berurut dari satu sampai batas ànaik satu.
          Bilangan kedua berurut dari dua sampai batas ànaik dua.
          Bilangan ketiga berurut turun dari batas sampai satu àturun satu.
Program :
import java.util.Scanner;
public class UlangFor6 {
public static void main (String [] args)
{
    Scanner masuk = new Scanner (System.in);
    int a, b, c, n;
    a = 1;
    System.out.print(“Masukkan batas: “);
    n = masuk.nextInt();
    for(a=1;a<=n;a++){
        for (b=2;b<=4;b+=2){
            for (c=4;c>=1;c–){
             System.out.print(a);
             System.out.print(” “);
             System.out.print(b);
             System.out.print(” “);
             System.out.print(c);
             System.out.print(” “);
             System.out.println();
            }
        } System.out.println(” “);
    } System.out.println(“Selesai perulangan”);
}
}
Hasil output program :
D.   KESIMPULAN
Perulangan menggunakan for akan dikerjakan dengan hitungan yang sudah pasti. Perulangan menggunakan pernyataan for akan mengeksekusi kondisi berulang-ulang hingga mencapai nilai false. Sama seperti perulangan menggunakan while ataupun do-while.
E.    LISTING
Terlampir.
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s