MODUL V, Algoritma Pemrograman I

PERNYATAAN IF
A.  DASAR TEORI
Penyataan percabangan kedua yang dimiliki Java adalah if. Pernyataan ini dapat dimodifikasi untuk menampilkan pesan jika dua angka bernilai sama dan pesan lainnya digunakan jika dua angka yang dimasukkan tidak bernilai sama. Untuk melakukan hal tersebut digunakan pernyataan ifdan else if. Baris program berikut menggunakan program di atas dengan memodifikasi ekspresi kondisi menggunakan pernyataan if dan else if. Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (atau blok kode) yang akan eksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar(true).
B.   PEMBAHASAN
Program 1 :
import java.util.Scanner;
public class IfTigaPilihan
{
     public static void main (String[] args)
     {
          Scanner masuk = new Scanner (System.in);
          int bil;
          System.out.print(“Masukkan Bilangan : “);
          bil = masuk.nextInt();
          if (bil==0)
          {
          System.out.println(“Kondisi Benar”);
          System.out.println(“Bilangan Nol”);
          }
          else if (bil%2==0)
          {
          System.out.println(“Kondisi Benar”);
          System.out.println(“Bilangan Genap”);
          }
          else
          System.out.println(“Bilangan Ganjil”);
          System.out.println(“Di Luar If”);
     }
}
Hasil output program :
Hasil output program :
Hasil output program :
Penjelasan :
Pengaturan alur program seringkali berdasar dari ekspresi tertentu yang menghasilkan nilai Boolean. Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (atau blok kode) yang akan eksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar(true). Pengkondisian semacam ini dapat dilakukan dengan if.
if (bil==0)
          {
          System.out.println(“Kondisi Benar”);
          System.out.println(“Bilangan Nol”);
          }
Pernyataan di antara tanda { } akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true atau benar, sedangkan untuk ekspresi Boolean terdapat di dalam tanda ( ). Bentuk dari pernyataan if, dimana, boolean_expressionadalah sebuah penyataan logika (true/false) atau variable bertipe boolean.
Pada pengkondisian dengan menggunakan if, tidak jelas apa yang akan dilakukan apabila ekspresi boolean bernilai false. Apabila ingin memproses suatu ekspresi boolean yang bernilai false, dapat menambahkan else.
else
          System.out.println(“Bilangan Ganjil”);
          System.out.println(“Di Luar If”);
Pernyataan pada blok ifsebelum else akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true, sedangkan apabila ekspresi Boolean bernilai false, maka akan dijalankan pernyataan yang ada setelah else.
            Selain if dan else, dapat juga menggunakan kombinasi else if secara berkelanjutan. Misalnya apabila ingin melakukan pengkondisian yang melakukan pengecekan nilai boolean lebih dari satu, maka kita dapat melakukan seperti berikut :
else if (bil%2==0)
          {
          System.out.println(“Kondisi Benar”);
          System.out.println(“Bilangan Genap”);
          }
Program 2 :
import java.util.Scanner;
public class IfJurusan
{
     public static void main (String[] args)
     {
          Scanner masuk = new Scanner (System.in);
          int pil;
          System.out.print(“Masukkan Bilangan : “);
          pil = masuk.nextInt();
          if (pil==1)
          System.out.println(“Jurusan MI/D3”);
          else if (pil==2)
          System.out.println(“Jurusan TK/D3”);
          else if (pil==3)
          System.out.println(“Jurusan KA/D3”);
          else if (pil==4)
          System.out.println(“Jurusan TI/S1”);
          else if (pil==5)
          System.out.println(“Jurusan SI/S1”);
          else
          System.out.println(“Pilihan Salah !!!!”);
     }
}
Hasil output program :
Penjelasan :
Pengaturan alur program seringkali berdasar dari ekspresi tertentu yang menghasilkan nilai Boolean. Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (atau blok kode) yang akan eksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar(true). Pengkondisian semacam ini dapat dilakukan dengan if.
if (pil==1)
          System.out.println(“Jurusan MI/D3”);
Pernyataan di antara tanda { } akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true atau benar, sedangkan untuk ekspresi Boolean terdapat di dalam tanda ( ). Bentuk dari pernyataan if, dimana, boolean_expressionadalah sebuah penyataan logika (true/false) atau variable bertipe boolean.
Pada pengkondisian dengan menggunakan if, tidak jelas apa yang akan dilakukan apabila ekspresi boolean bernilai false. Apabila ingin memproses suatu ekspresi boolean yang bernilai false, dapat menambahkan else.
else
          System.out.println(“Pilihan Salah !!!!”);
Pernyataan pada blok ifsebelum else akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true, sedangkan apabila ekspresi Boolean bernilai false, maka akan dijalankan pernyataan yang ada setelah else.
            Selain if dan else, dapat juga menggunakan kombinasi else if secara berkelanjutan. Misalnya apabila ingin melakukan pengkondisian yang melakukan pengecekan nilai boolean sebanyak empat kali, maka kita dapat melakukan seperti berikut :
else if (pil==2)
System.out.println(“Jurusan TK/D3”);
else if (pil==3)
System.out.println(“Jurusan KA/D3”);
else if (pil==4)
System.out.println(“Jurusan TI/S1”);
else if (pil==5)
System.out.println(“Jurusan SI/S1”);
C.   TUGAS
Membuat program untuk mendapatkan nilai determinan dari persamaan kuadrat. Kemudian akan ditampilkan pernyataan sesuai hasil determinannya.
Rumus : D = b * b – ( 4*a * c)
D = 0 àAkar Kembar
D > 0 àAkar Beda
D < 0 àAkar Imajiner
Masukkan nilai a, b, c,
Contoh output :
Masukkan nilai a : 2
Masukkan nilai b : 4
Masukkan nilai c : 2
Program :
import java.util.Scanner;
public class Determinan
{
     public static void main (String[] args)
     {
          Scanner masuk = new Scanner (System.in);
          float a, b, c, D;
          System.out.print(“masukkan a = “);
          a = masuk.nextFloat();
          System.out.print(“masukkan b = “);
          b = masuk.nextFloat();
          System.out.print(“masukkan c = “);
          c = masuk.nextFloat();
          D = b * b – (4 * a * c );
          if (D==0)
          {
          System.out.println(“Akar Kembar”);
          }
          else if (D>0)
          {
          System.out.println(“Akar Beda”);
          }
          if (D<0)
          {
          System.out.println(“Akar Imajiner”);
          }
     }
}
Hasil output program :
D.  KESIMPULAN
Pada peryataan if, peryataan if akan dijalankan apabila ekspresi boolean bernilai true, sedangkan apabila ekspresi Boolean bernilai false, maka akan dijalankan pernyataan yang ada setelah else. Kita juga dapat melakukan pengecekan nilai boolean lebih dari satu kali, dengan menggunakan pernyataan else if
E.   LISTING
Terlampir
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s