MODUL X, Algoritma Pemrograman I

METODE (Kelas String)
A.   DASAR TEORI
Stringmerupakan obyek yang sering digunakan untuk menampilkan tulisan. Meskipun tidak dibahasn secara langsung pada bab-bab sebelumnya, penggunaan kelas string sudah dilakukan. Misalnya saat kita menampilkan tulisan dengan perintah System.out.println(“Tampilkan tulisan”);. “Tampilkan tulisan” pada statement berikut merupakan nilai dari data String.
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam kelas String :
·         Stringdidefinisikan dalam Java API, yaitu pada class java.lang.String.
·         Sebagaimana obyek lain String bukan merupakan tipe data primitive, namun tipe data referensi.
·         Java memiliki struktur yang memungkinkan String dijalankan tanpa melakukan inisialisasi.
String halo = “Hallo bos”;
Jadi tidak harus menggunakan perintah new seperti berikut :
String halo = new String (“Hallo bos”);
·         Stringdapat menggunakan escape characterseperti tipe data char. Escape character merupakan karakter khusus yang diawali dengan tanda backslash “\”
·         Nilai Stringdituliskan di antara tanda petik dua.
·         Peggabungan nilai String dilakukan dengan menggunakan operator “+”. Jika operator “+” digunakan oleh String dengan tipe data lain, tipe data selain String akan diubah secara otomatis menjadi String oleh java.
int x = 10;
System.out.println(“Nilai x adalah “+x);
·         Sedangkan untuk mengubah dari tipe data String ke tipe data lain, dilakukan dengan menggunakan tipe data parse yang dimiliki oleh tipe data selain String.
int count = Integer.parseInt(input);
// count sekarang menjadi integer
double price = Double.parseDouble(input);
// price sekarang menjadi double
·         Stringmemiliki lebih dari 10 konstruktor dan lebih dari 40 metode.
·         Stringmemiliki immutable obyek. Setelah ditentukan nilainya tidak bisa diganti lagi.
String st = “Java”;
St = “Mastering Java”
Kode di atas tidak mengakibatkan keaslahan apapun. Namun, bukan berarti nilai pada st telah diubah dari Java menjadi Mastering Java.
Oval: JavaProses yang terjadi adalah sebagai berikut. Statement pertama berfungsi untuk membuat obyek String berisi tulisan “Java”. Obyek tersebut direferenskan ke variable st.

Pada statement terbuka, dibuat obyek String baru berisi tulisan “Mastering Java”. Setelah itu obyek tersebut direferensikan ke st.
Obyek String pertama yang berisi “Java” masih ada, namun sudah tidak bisa diakses lagi dan akan dibersihkan oleh garbage collection

B.   PEMBAHASAN
Program 1 :
import java.util.Scanner;
public class StringKu2 {
public static void main (String[]args){
Scanner name = new Scanner (System.in);
String nama1, nama2, nama3;
System.out.print(“Masukkan namamu: “);
nama1=name.nextLine();
System.out.print(“Masukkan namamu: “);
nama2=name.nextLine();
nama3=nama2;
if (nama1.equals(nama2))
   System.out.println(“Sama, besar kecil dibedakan”);
else
   System.out.println(“Beda, meskipun hanya besar kecil”);
if (nama1.equalsIgnoreCase(nama2))
   System.out.println(“Sama, besar kecil tidak masalah”);
else
System.out.println(“Beda, bahkan tanpa membedakan besar kecilnya”);
if (nama3==nama2)
   System.out.println(“Obyek sama”);
else
   System.out.println(“Obyek berbeda”);
   System.out.println(nama1);
   System.out.println(nama2);
}
}
Hasil output program :
Pembahasan :
Pada program diatas menggunakan obyek name tipe data String dengan variable nama1, nama2, nama3;. System.out.print(“Masukkan namamu: “); digunakan untuk menginput nama, kemudian nama1=name.nextLine(); digunakan untuk mengeluarkan hasil inputan. if (nama1.equals(nama2)) digunakan untuk membandingkan huruf pertama apakah sama atau tidak antara variable nama1dengan variable nama2. if (nama1.equalsIgnoreCase(nama2))digunakan untuk membandingkan code data yang dikeluarkan apakah sama atau tidak antara variable nama1 dengan nama2. if (nama3==nama2) menyatakan bahva variable nama3mempunyai nilai yang sama dengan variable nama2. Proses pengecekan data yaitu pertama data masuk melalui nama1=name.nextLine();, kemudian data akan dieksekusi oleh operasi yang ada dalam method if if (nama1.equals(nama2)), if (nama1.equalsIgnoreCase(nama2)),if (nama3==nama2). Kemudian nilai yang sesuai atau true dengan condition maka akan menjalankan statement dan menampilkan hasilnya, tetapi kalau tidak sesuai atau false akan menjalankan kolom else. Begitu juga keadaan seperti itu akan berlangsung selama ada pernyataan.
Program 2 :
import java.util.Scanner;
public class StringKu1 {
public static void main (String [] args){
    Scanner name = new Scanner (System.in);
    String nama;
    char arNama [] = new char [100];
    char huruf;
    System.out.print(“Masukkan Namamu: “);
    nama=name.nextLine();
    if (!nama.isEmpty()){
System.out.println(“Huruf pertamamu adalah “+nama.charAt(0));
    for (int i=0;i<=nama.length();i++)
        arNama[i]=nama.charAt(i);
    }
    else
        System.out.println(“String tidak ada isinya”);
        System.out.println(nama);
        System.out.println(arNama);
}
}
Hasil output program :
Pembahasannya :
Pada program diatas menggunakan obyek name tipe data String dengan variable nama;. char arNama [] = new char [100];kemudian variable nama diberi nilai kode awal 0 dan nilai kode akhir 100. char huruf; setelah itu variable nama diubah menjadi tupe data char System.out.print(“Masukkan Namamu: “); digunakan untuk menginput nama, kemudian nama=name.nextLine(); digunakan untuk mengeluarkan hasil inputan. if (!nama.isEmpty()) digunakan untuk membalikkan nilai (yang semula true manjadi false atau sebaliknya) atau untuk mengeluarkan huruf pertama pada data yang di input. for (int i=0; i<=nama.length(); i++); arNama[i]=nama.charAt(i);
 digunakan untuk pengetesan apakah jumlah char apakah antara 0 sampai 100. Setelah selesai pengetesan data, maka akan menjalankan pernyataan dibawahnya yang sesuai.
C.   TUGAS
Program :
package metodestring;
public class StrBuf {
public static void main (String [] args){
    StringBuffer sbuf = new StringBuffer (25);
    System.out.println (“Isi : “+ sbuf.toString());
    System.out.println (“Kapasitas : “+sbuf.capacity());
    System.out.println (“Panjang : “+sbuf.length());
    sbuf.append(“Selamat”);
    sbuf.append(“Belajar Java”);
}
}
Hasil output program :
Menjadi
Isi : Selamat Belajar Java
Kapasitas : 25
Panjang : 20
Isi : Selamat
Kapasitas : 25
Panjang : 7
Program 1 :
public class StrBuf {
public static void main (String [] args){
    StringBuffer sbuf = new StringBuffer (25);
    String st = “Selamat Belajar Java”;
    System.out.println (“Isi : “+ st.toString());
    System.out.println (“Kapasitas : “+sbuf.capacity());
    System.out.println (“Panjang : “+st.length());
    sbuf.append(“Selamat”);
    sbuf.append(“Belajar java”);
}
}
Hasil output program :
Program 2 :
public class StrBuf {
public static void main (String [] args){
    StringBuffer sbuf = new StringBuffer (25);
    String st = “Selamat”;
    System.out.println (“Isi : “+ st.toString());
    System.out.println (“Kapasitas : “+sbuf.capacity());
    System.out.println (“Panjang : “+st.length());
    sbuf.append(“Selamat”);
    sbuf.append(“Belajar java”);
}
}
Hasil output program :
D.   KESIMPULAN
String merupakan obyek yang sering digunakan untuk menampilkan tulisan yang bertipe String, tanpa melakukan inisialisai. Penggabungan data String hanya degan operator +. String memiliki lebih dari 10 konstruktor dan lebih dari 40 metode. Untuk mengubah dari tipe data String ke tipe data lain, dilakukan dengan menggunakan tipe data parse yang dimiliki oleh tipe data selain String.
E.    LISTING
Terlampir 
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s